Jika berbicara tentang Google, pasti langsung terbayang tentang "mesin pencarian di internet". Dan pasti Anda tahu bahwa Googling itu gak bayar. Namun dengan Googling, data pencarian Anda akan terekam oleh algoritma Google. Dari sinilah Google mendapatkan penghasilannya, karena Google Ads menggunakan data ini dalam penargetan iklannya. Tapi di sini saya tidak akan membahas tentang Google Ads, saya akan membahas produk atau tools lain yang bisa Anda gunakan secara gratis untuk meningkatkan performa bisnis Anda. Semua tools ini dapat Anda akses dengan hanya memiliki akun Gmail saja.

 

1. Blogger

Website bisa dijadikan sebagai "brosur online" yang bisa terus Anda bagikan tanpa perlu lagi mengeluarkan biaya cetak. Membuat website memang membutuhkan biaya. Di luar biaya desain Anda perlu menyewa domain dan hosting untuk memiliki sebuah website. Namun, Anda dapat membuat website gratisan dengan bantuan blogger.com. Artinya, Anda akan "menumpang" di domain dan hosting milik Google. Jadi, Anda akan memiliki URL subdomain dalam blogspot, contohnya webanda.blogspot.com atau webanda.blogspot.co.id. Blogger pun sudah menyiapkan beberapa themes (tema) yang dapat langsung Anda gunakan gratis, Anda pun dapat mencari themes gratis lainnya di internet. Dengan memiliki webiste, Anda dapat membuat halaman penawaran produk/jasa Anda yang dapat Anda berikan kepada calon pembeli atau untuk Anda iklankan.

Namun memang kelemahan menggunakan blogger, website Anda akan terlihat kurang professional karena ada embel-embel blogspot di belakangnya. Jika Anda ingin mengeluarkan sedikit kocek, Anda dapat menyewa domain dan hosting sendiri, di bawah satu juta pun Anda bisa mendapatkannnya. Kalau membuat website dengan menyewa web developer memang mahal, karena pembuatan desain website bukan hal yang mudah, karena salah-salah website bisa jadi tidak dapat diakses.

Anda dapat menggunakan CMS (content management system) seperti wordpress dan install plug-in Elementor, untuk mendesain sebuah website. Keduanya gratis dan cocok untuk orang yang tidak bisa coding. Tapi, kalau masih tetap bingung dan ingin mencoba terlebih dahulu, silakan gunakan blogger.com untuk memulai. Karena selain bisa membuat halaman penawaran, Anda pun dapat membuat tulisan-tulisan blog yang dapat mengarahkan pengguna Google untuk masuk ke website Anda.

 

2. YouTube

Kalo masalah searching, sekarang orang kalo gak ke Google ya ke YouTube. Ada sih ke search engine lain seperti Bing atau Yahoo, tapi udah jarang banget. Untuk Anda yang memiliki kemampuan edit video, Anda dapat menggunakan YouTube untuk memperkenalkan produk/jasa Anda. Namun sebelum upload video, saya sarankan Anda untuk melakukan verifikasi akun YouTube terlebih dahulu. Tidak sulit, yang Anda butuhkan hanya nomor Handphone. Setelah verifikasi, Anda dapat mengakses lebih banyak fitur YouTube seperti dapat memasang custom Thumbnail dan upload video lebih dari 15 menit.

Karena tujuan Anda bukan dapat uang dari adsense, Anda tidak perlu mengejar banyak subscriber ataupun masuk ke kolom trending. Yang penting Anda dapat menggaet viewers yang memang menjadi target market Anda. Untuk mengetahui hal ini Anda dapat menggunakan salah satu tools dalam Google Ads bernama Google Keyword Planner untuk menyasar keyword-keyword sesuai target market Anda, yang tentunya juga dapat diakses secara gratis. Keyword-keyword ini dapat Anda sematkan pada judul, deskripsi video, tag, dan bahkan hashtag. Di deskripsi video jangan lupa masukkan website atau alamat kontak Anda. Media social pun dapat Anda sematkan di deskripsi video ataupun di pengaturan channel.

 

3. Google Analytics

Tools yang sangat powerful dan seringkali digunakan oleh pebisnis online yang sudah berkembang dengan pesat. Dengan Google Analytics Anda dapat mengetahui seluk-beluk yang terjadi pada website Anda. Misal seperti sumber traffic website, video apa saja yang ditonton pengunjung, produk apa saja yang menarik menurut pengunjung, kata kunci apa yang dicari pada website, berapa pengunjung yang melakukan kunjungan lebih dari sekali, berapa rata-rata lama pengunjung melihat website, dan masih banyak lagi informasi yang bisa didapatkan melalui Google Analytics.

Tidak semua data harus Anda lihat, kembali lagi kepada tujuan terdekat Anda. Apakah ingin melihat plaform mana yang lebih efisien, atau ingin melihat produk mana yang memberikan profit paling banyak, atau ingin melihat kata kunci apa yang membawa ke website Anda, atau hal lainnya.

Tentunya untuk dapat mengakses data di Google Analytics, Anda harus bisa memasang tracking code Google Analytics pada website Anda. Tidak sulit kok, cuma tinggal copy paste.

 

4. Google Tag Manager

Tools yang satu ini cocok untuk Anda yang menggunakan banyak tools sekaligus. Contohnya saja jika Anda menggunakan Google Analytics dan Google Ads sekaligus. Normalnya Anda harus memasang kode dari masing-masing tools ini ke website Anda. Belum lagi jika Anda ingin memasang iklan baru atau ingin melihat event tertentu, Anda harus membuka dashboard website Anda dan memasang kode baru. Untuk Anda yang pemula tentunya ini akan sangat menyulitkan. Belum lagi kalo salah pasang, bisa-bisa website jadi tidak dapat diakses. Google Tag Manager (GTM) akan menjadi solusi dari itu semua. Karena dengan menggunakan GTM, Anda hanya perlu melakukan sekali pemasangan kode, yaitu hanya kode GTM saja. Sisanya, Anda dapat mengaturnya pada dashboard GTM.

Contoh Dashboard Google Tag Manager
Contoh Dashboard Google Tag Manager

Ada banyak sekali hal yang bisa terlacak melalui GTM ini, tapi Anda dapat memulai dengan Google Analytics, Google Ads, dan Facebook Ads terlebih dahulu. Dengan GTM, Anda akan lebih mudah melacak Page View, Click Button, Video, bahkan sampai ke Scroll Depth, orang sudah melihat halaman sampai kedalaman berapapun bisa dilacak. Tools yang sangat powerful ini juga memang perlu pembelajaran lebih lanjut agar mahir dalam penggunaannya.

--------------------------------------------------------

Oke itulah 4 Tools gratisan dari Google yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan performas bisnis online. Memang masih banyak tools Google lain yang dapat Anda gunakan seperti Google Data Studio, Google Shopping, Google My Business, dan masih banyak lagi. Bahkan tidak menutup kemungkinan di masa yang akan mendatang akan muncul lagi tools lainnya yang dapat kita akses secara gratis. Namun memang karena sangat powerful, terkadang kita bingung mulai dari mana. Untuk itu memang kita butuh banyak belajar entah dari internet atau mencari seorang mentor. Tentunya, pembelajaran pun harus bertahap, agar kita dapat menerapkannya langsung sesuai dengan kondisi bisnis kita saat ini.

 

Semoga bermanfaat,

Salam Sukses Senantiasa